Jadwal dokter penyakit dalam seringkali padat mengingat banyaknya jenis penyakit yang ditangani. Dokter spesialis menangani secara khusus pasien dewasa yang mengalami keluhan tentang seluruh organ dalam tubuh. Misalnya gangguan pada organ paru-paru, jantung, ginjal, sistem pencernaan dan sistem imun.
Selain memeriksa masalah penyakit yang berkaitan tersebut, dokter dalam juga memeriksa kondisi tekanan darah, alergi dan metabolisme dalam tubuh. Mengingat perannya yang begitu penting membuat jadwal prakteknya selalu padat. Lantas penyakit apa saja yang dapat ditangani dokter spesialis penyakit dalam? Berikut ulasan selengkapnya.
Jadwal Dokter Penyakit Dalam dan Jenis Penyakit yang Ditanganinya
Dokter spesialis penyakit dalam biasa disebut dengan internis, seorang profesional medis yang menangani berbagai jenis penyakit baik dari mendiagnosa, merawat hingga melakukan pengobatan baik penyakit ringan hingga kronis. Adapun beberapa jenis penyakit yang biasa ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam antara lain:
Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering diabaikan karena tidak menimbulkan gejala serius. Bahkan sebagian besar penderitanya sering mengabaikan masalah tersebut, pada hal ini cukup serius. Dokter akan menangani penderita hipertensi dengan memberikan obat dan saran mengenai pola makan yang lebih baik. Misalnya dengan olahraga teratur, mengurangi konsumsi garam dan mengatur pola pikir agar tidak mudah stres. Sebab ada beberapa hal yang bisa mengakibatkan hipertensi berujung pada penyakit serius seperti stroke atau serangan jantung.
Masalah pada Pencernaan
Jenis penyakit yang dapat ditangani dokter spesialis dalam yaitu mengatasi masalah pencernaan. Misalnya masalah gastritis, sindrom iritasi usus besar hingga GERD yang perlu ditangani dengan serius. Dokter akan menanganinya dengan cara teknik diagnostik seperti endoskopi untuk bisa mengevaluasi kondisi pencernaan pasien dan memberikan terapi yang tepat.
Diabetes Melitus
Penyakit diabetes melitus masuk dalam gangguan metabolisme dalam tubuh Dokter spesialis dalam juga akan mengobati jenis penyakit yang satu ini. Diabetes melitus muncul akibat kadar gula darah yang tinggi. Dengan adanya kondisi ini maka dokter akan mendiagnosa, mengatur pengobatan dan memberikan pola hidup sehat bagi pasien. Perawatan yang dilakukan biasanya menggunakan obat, insulin serta pengawasan yang serius agar tidak merambah komplikasi seperti penyakit ginjal dan neuropati.
Gangguan Ginjal
Jadwal dokter spesialis dalam memang begitu padat karena banyak jenis penyakit yang bisa ditangani termasuk gangguan ginjal. Penyakit ginjal kronis juga masuk dalam penanganan dokter penyakit dalam karena membutuhkan penanganan secara berkala. Sehingga pengobatan dilakukan secara lanjut dalam jangka panjang. Dokter spesialis dalam kan bekerja sama dengan spesialis nefrologi untuk bisa selalu mengontrol tekanan darah, kadar gula dan asupan protein yang masuk kedalam tubuh. Cara ini dilakukan untuk diet atau menghambat progresivitas penyakit.
Penyakit Autoimun
Ada juga jenis penyakit yang cukup ditangani dengan serius yaitu autoimun. Misalnya seperti penderita lupus membutuhkan penanganan kompleks. Dokter spesialis penyakit dalam bertugas untuk mengontrol perdagangan dan gejala melalui obat dan dipantau dalam jangka panjang. Penanganan dilakukan untuk bisa mengantisipasi terjadinya komplikasi. Itulah alasannya mengapa jadwal dokter penyakit dalam begitu padat.
