Atap menjadi komponen penting yang diutamakan saat renovasi maupun mambangun hunian. Tanpa ada atap rumah, bangunan tidak memiliki kegunaan sama sekali. Bayangkan saja, jika seseorang memiliki tempat tinggal tanpa pelindung dari hujan, panas, maupun cuaca ekstrim lainnya. Namun, sebelum memutuskan memasang, pastikan sudah menentukan serta memilih rekomendasi atap tepat.
Mengenal Macam-Macam Bentuk Atap Rumah dan Kegunaanya
Banyaknya jenis atap mengharuskan pemilik hunian untuk benar-benar jeli memilih mana rekomendasi paling pas. Berikut beberapa macam bentuk yang bisa dipilih menyesuaikan konsep masing-masing bangunan.
1. Atap Limas (Perisai)
Rekomendasi pertama adalah limas atau perisai, terdiri dari dua bidang miring berbentuk trapesium. Desain ini mempunyai sejumlah keunggulan. Salah satunya menjadikan rumah nampak lebih artistik.
Dari segi bentuk, hampir mirip seperti atap bangunan rumah adat, namun dalam versi modern. Hadir dengan sudut 30-40 derajat, tak heran jika dipasang sebagai pelindung, memberi perlindungan ekstra dari paparan panas dan derasnya air hujan.
2. Atap Datar
Desain atap datar menjadi salah satu rekomendasi sederhana dan mudah dipasang. Terutama pada pada bangunan bergaya minimalis maupun bertingkat.
Untuk pemasangan atap datar, perlu memperhitungkan ruang sirkulasi udara. Sehingga nantinya suhu ruang tidak cepat berubah menjadi panas ketika musim kemarau tiba. Hanya saja, dalam kegunaanya, model ini memiliki kelemahan yaitu perawatan yang relatif sulit.
3. Atap Pelana
Bentuk atap rumah ketiga ini cenderung aman dan sederhana. Desain bangunan genteng pelana terdiri dari dua bidang miring, dimana ujungnya bertemu dengan satu garis lurus (bumbung).
Setiap pemakaian memiliki kelebihan, salah satunya ketangguhan. Desain pelana juga menawarkan daya serap sinar matahari cukup baik, sehingga cocok untuk rumah daerah beriklim tropis.
4. Atap Gergaji
Rumah yang menggunakan atap gergaji terdiri dari dua bidang yang masing-masingnya memiliki sudut 30-60 derajat. Umumnya dengan kemiringan yang menyesuaikan kondisi ruang.
Hadir dengan desain cukup curam, namun mampu melindungi dari paparan sinar matahari secara langsung. Model ini sudah banyak dipakai pada rumah besar maupun kecil di kota Rusia.
5. Atap Piramida
Terakhir adalah desain atap piramida yang cukup unik dan banyak digunakan pada bangunan tertentu. Dari segi model, atap ini tersusun atas empat bidang yang memiliki bentuk serupa. Umumnya kombinasi bidang bersisi lima, enam dan delapan.
Setiap sisi saling bertemu di satu titik puncak sehingga membentuk struktur yang kokoh. Saat ingin memasangnya, perhitungan panjang, lebar dan tinggi harus dilakukan secara teliti sejak awal.
Selain itu, kecermatan dalam proses pemasangan sangat penting agar seluruh bagian terpasang seimbang, kuat, serta tidak mengganggu fungsi atap.
Demikian penjelasan mengenai berbagai bentuk atap rumah beserta kegunaannya. Setiap jenis atap memiliki fungsi, kelebihan dan penempatan yang berbeda. Jadi, pastikan memilih tipe paling tepat dengan material terbaik guna menjamin daya tahan jangka panjang.
